Teknologi Penyaring Udara Broad Bantu Perangi Covid-19

Sabtu, 16 Mei 2020 | 12.00 WIB

Teknologi Penyaring Udara Broad Bantu Perangi Covid-19

Penyerahan bantuan teknologi Broad Group kepada Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). (WWCOMM)


Centroone.com - Fokus dunia kini semua diarahkan pada penanganan dan penanggulangan covid-19. Dari sektor industri, sejumlah pihak bekerjasama mengembangkan pengetahuan, keahlian, dan teknologinya untuk mendukung pemerintah dan pakar kesehatan dalam mencari solusi bagi pandemi ini.

Seperti yang dilakukan, Broad Group. Selama masa krisis COVID-19 di China, teknologi disinfeksi gas Ozon Broad Purifier menjadi salah satu cara paling terukur, hemat, dan efektif untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri. Lebih dari 40 rumah sakit termasuk rumah sakit darurat COVID-19 seperti Leishenshan Hospital dan Huoshenshan Hospital di Wuhan telah menggunakan Broad Purifier.

Teknologi ini kini juga hadir di sejumlah rumah sakit di Indonesia.  Broad Group menyumbangkan produk Broad Clean Air yang terdiri dari Broad Purifier dan Broad Airpro Mask kepada Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Kedua alat tersebut dilengkapi dengan teknologi pembersih udara yang dapat menyaring PM2.5 hingga 99,9% dan generator gas ozon untuk membantu dan melindungi pasien dan staf medis melawan virus. 

“Berangkat dari kisah sukses kolaborasi kami dengan tenaga medis di Tiongkok dan beberapa negara lainya sejak awal wabah COVID-19, kami percaya diri bahwa teknologi pemurnian udara kami yang dilengkapi generator gas ozon dapat membantu menekan jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia” ujar  Customer Manager PT Broad Group Indonesia Yosef Resi Herwidi.

Dalam pemanfaatanya, Broad Purifier tidak hanya di khususkan di masa wabah saja karena teknologi gas Ozon yang dimiliki mampu melindungi rumah sakit umum, tempat tinggal, sekolah, perkantoran, hotel, pusat perbelanjaan, stasiun, bandara serta pabrik. Sementara itu, Broad Airpro Mask adalah masker yang dilengkapi penyaring udara (HEPA filter) ultra ringan yang penggunaannya dapat digunakan berulang kali.  

"Penting bagi kami mempelajari beberapa cara penanggulangan COVID-19 dari negara lain untuk menekan penyebaran virus. Semoga niat baik ini mampu memberikan secercah sinar harapan bagi kita untuk memberantas COVID-19 dan dampaknya,” tukas Wakil Direktur Medis RSPP Dr. Asep Saepul Rohmat SpPD, KGEH.bb