Pilih MPASI, Bunda Wajib Perhatikan Hal Ini

Rabu, 13 Mei 2020 | 12.00 WIB

Pilih MPASI, Bunda Wajib Perhatikan Hal Ini

Interaksi Bunda dan Si Kecil di Dalam Acara-Acara Milna Sebelumnya (Wwwcom)


Centroone.com - Asupan nutrisi yang diberikan sejak usia dini akan meningkatkan kualitas kehidupannya di kemudian hari. saat anak berusia 0-6 bulan, nutrisinya bisa tercukupi oleh Air Susu Ibu (ASI). Namun setelah melewati usia 6 bulan, ASI saja sudah tidak dapat mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya.  Di momen ini, kehadiran makanan pendamping ASI (MPASI) sangat penting. 

Memili MPASI sendiri harus memperhatikan nutrisi lengkap, baik nutrisi makro maupun nutrisi mikro. Perkenalan momen makan pertama anak dapat dimulai dari MPASI yang memiliki tekstur lembut dan  berlanjut pada MPASI yang memiliki tekstur lebih kasar. Hal ini disebabkan anak mulai beradaptasi dengan makanan padat dan melatih keterampilan makan (Oromotor Skills).

Selain makanan utamanya yang bernutrisi, camilan anak juga harus mengandung nutrisi yang lengkap untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Beberapa nutrisi yang penting dan dibutuhkan anak adalah zat besi dan kalsium. 

Setelah usianya lebih dari 6 bulan, anak membutuhkan zat besi yang cukup tinggi, namun kurang memadai jika hanya dipenuhi oleh ASI, karena kandungannya yang hanya 0.3 mg zat besi/harinya, sementara kebutuhan zat besi bayi usia 6-12 bulan adalah 11 mg per hari lebih tinggi dari kebutuhan anak berusia 1-3 tahun yang membutuhkan zat besi lebih sedikit, yaitu 7 mg per hari.

Head of Medical KALBE Nutritionals dr Muliaman Mansyur mengatakan, camilan organik tentunya terbuat dari bahan-bahan organik yang diproses secara alami. Makanan dari bahan organik dapat membantu menurunkan risiko gangguan pada kesehatan anak dalam jangka panjang. 

“MPASI berbahan organik bisa sebagai salah satu pilihan untuk anak, dimana MPASI organik tersebut berasal dari pertanian dan diproses secara alami dan natural sehingga baik untuk ekosistem, juga memiliki antioksidan yang lebih banyak bagi kesehatan anak,” papar dr. Muliaman.

Adapun jadwal makan utama anak yaitu tiga kali dalam sehari pada waktu pagi, siang dan malam. Kemudian, makanan camilan diberikan sebanyak dua kali di luar waktu makan utama, yaitu menjelang siang dan sore hari. Namun, frekuensi dan porsi camilan anak masing-masing tidak sama, bisa cukup dua kali sehari, tetapi bisa juga lebih.

Kandungan pada snack atau camilan anak, juga dapat membantu kebutuhan gizi hariannya. Misalnya fungsi zat besi untuk anak adalah untuk pembentukan hemoglobin darah dan mencegah anemia. Sedangkan, fungsi kalsium adalah untuk membantu pembentukan tulang dan gigi. Selain itu, kalsium juga dibutuhkan untuk otot, jantung, saraf, dan organ tubuh lainnya sehingga dapat berfungsi dengan baik.bb