Akademi Edukreator Dorong Peningkatan Kualitas Konten Kreator Edukasi

Minggu, 10 Mei 2020 | 12.00 WIB

Akademi Edukreator Dorong Peningkatan Kualitas Konten Kreator Edukasi

Logo Akademi Edukreator (AkademiEdukreator)


Centroone.com - Perkembangan konten kreator di Indonesia semakin hari semakin beragam. Berbagai macam konten karya kreator Indonesia membanjiri Youtube selama beberapa tahun belakangan. mulai dari misteri sampai komedi. 

Tidak sekedar hiburan, YouTube telah menjadi tempat bagi dunia berkumpul untuk belajar. Dari belajar cara menguasai matematika hingga cara berolahraga di rumah, semuanya dimungkinkan dengan kreator yang fokus pada konten edukasi di YouTube.

Mendorong dan melatih pembuat konten, guru, dan profesional di Indonesia untuk menciptakan konten video edukasi berkualitas tinggi secara gratis - platform Kok Bisa, didukung oleh YouTube Learning, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Yayasan Semua Murid Semua Guru, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia memperkenalkan inisiatif yang disebut "Akademi Edukreator." 

“Kami berharap gerakan ini dapat menginspirasi, melatih dan mengapresiasi para kreator, guru dan profesional dari seluruh Indonesia untuk mempelajari cara terbaik bagaimana membagikan ilmunya dengan cara membuat konten video edukasi. Dengan kemampuan menjadi kreator konten edukasi tersebut, maka akan semakin banyak ilmu yang dapat dipelajari, disebarkan dan diakses di internet, memerdekakan para pelajar dan membantu kita merevolusi proses belajar secara online.” tambah Ketut Yoga Yudistira, Co-founder Kok Bisa. 

Berdasarkan data dari Neraca Pendidikan Nasional 2019 oleh Kemendikbud RI menunjukkan bahwa ada lebih dari 51 juta siswa, 3 juta guru di Indonesia, dan keharusan untuk memperluas proses pembelajaran dari offline ke online; ada kebutuhan untuk lebih banyak konten edukasi yang berkualitas tinggi, kreator yang berfokus pada pendidikan, dan cara baru untuk mendukung kesinambungan dalam proses pembelajaran.

"‘Merdeka Belajar’ adalah kemerdekaan untuk berpikir yang akhirnya akan mengarah pada kebebasan untuk belajar itu sendiri. Untuk mempersiapkan anak-anak dan guru-guru Indonesia untuk masa depan, penting bagi kita untuk memahami dan menghargai perubahan yang harus terjadi. Bersama kita dapat membantu mendemokratisasikan cara belajar dengan memastikan siapa pun, di mana pun memiliki akses ke informasi lintas konten pembelajaran berbasis kurikulum, tambahan, dan bahkan berbasis minat. ” ujar M. Hasan Chabibie Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi. 

Warganet juga dapat mengakses sederetan konten Belajar #SamaSaya di kanal YouTube Indonesia untuk membantu orang tua, siswa, pendidik (bahkan yang hanya penasaran) untuk menemukan konten pendidikan yang bermanfaat dan menarik, serta melanjutkan proses belajar sambil tinggal di rumah. 

"Dengan semakin berkembangnya komunitas edukreator di Indonesia, kami berkomitmen untuk terus memperkuat dampak positif mereka dan memperluas sumber daya dan dukungan untuk komunitas edukreator. Kami percaya bahwa dengan mendukung terciptanya konten pembelajaran yang berkualitas tinggi di YouTube, juga akan membantu memerdekakan pembelajaran dan membangun dunia pendidikan yang siap menghadapi masa depan. " tutup Putri Alam, Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah, Google Indonesia. bb