PKB Munculkan Musyafak Rauf Maju Pilwali Surabaya

Sabtu, 31 Ags 2019 | 00.33 WIB

PKB Munculkan Musyafak Rauf Maju Pilwali Surabaya

Ketua PAC PKB Gubeng Mahfud (windhi/centroone)


Centroone.com - Persiapan pertarungan Pilwali Surabaya 2020, selama ini semakin ramai. Nama-nama bakal calon pun bermunculan, baik orang-orang yang sudah dikenal publik, maupun yang baru muncul.

 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya, selama ini belum pernah memunculkan nama bakal calonnya. Namun jauh sebelumnya, sudah pernah ada klaim yang memunculkan nama Fandi Utomo siap dicalonkan partai tersebut, kini sudah tak ada kabarnya lagi. 

Terbaru, kader partai tersebut mulai menggaungkan nama ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rauf.
Diakui Ketua PAC PKB Gubeng Mahfud yang juga anggota DPRD Kota Surabaya periode 2019-2024, bahwa PKB Surabaya sampai saat ini memang belum pernah memunculkan sebuah nama, sehingga banyak teman-teman wartawan dan masyarakat secara umum, bingung. 

“Diakui atau tidak, PKB Surabaya ini adalah runner up perolehan suara terbanyak di Surabaya, setelah PDI Perjuangan. Sementara, nama-nama yang muncul di permukaan yang mengaku siap maju di Pilwali adalah mainan semua. Mereka tak punya basis massa, tak punya dukungan dari partai. Nah saat ini, saya Mahfud dari Fraksi Kebangkitan Bangsa, memberikan informasi bahwa kami akan mencalonkan dari internal kami sendiri, kemungkinan terbesar adalah Musyafak Rauf,” tegas anggota baru dewan yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa.


Pertimbangannya, Musyafak Rauf memang pantas untuk menduduki jabatan itu. Apalagi pengalaman politik Musyafak Rauf di Surabaya, siapapun sudah tahu. Dia sudah pernah menjabat sebagai wakil ketua dewan bahkan menjadi ketua dewan.


“Dalam kontestasi Pilwali, selain butuh popularitas dan elektabilitas, juga butuh isi tas, itu sangat penting. Diakui atau tidak, dalam sebuah perjuangan itu butuh pengorbanan, ini sangat penting. Salah satu pengorbanannya adalah mengorbankan hartanya untuk kepentingan masyarakat,” tandas Mahfud.


Disinggung tentang bagaimana posisi Musyafak Rauf diinternal PKB? Menurut Mahfud, di lingkungan internal PKB, tentu tak masalah, artinya hal tersebut bisa diterima. Pasalnya, sampai detik ini, yang paling pantas di calonkan di internal PKB dengan kekayaan pengalamannya adalah Musyafak Rauf. Beberapa nama mantan anggota dewan dari PKB, dinilai Mahfud masih belum ada kelasnya untuk dicalonkan.


Namun PKB sendiri juga tak menutup kemungkinan bisa menerima jika ada orang dari luar partainya yang ingin mencalonkan di Pilwali melalui partainya. Tentu sepanjang orang yang mencalonkan itu memiliki potensi besar untuk mengelola Surabaya, bagi Mahfud, pasti akan dipertimbangkan partainya.

 “Siapapun akan kita rangkul selama memiliki kemampuan mengelola kota dan memiliki bergaining position yang baik. Tapi kalau levelnya masih di bawah Musyafak Rauf, tentu tak perlu menjaring calon dari luar,” ujarnya.


Dengan munculnya nama Musyafak, tentu seluruh kader PKB harus bisa mensosialisasikan hal tersebut ke masyarakat atau ketingkatan paling bawah. Semua anggota dewan wajib juga mengenalkan hal tersebut agar calon yang dimunculkan PKB bisa berjaya. (windhi)

Foto: Mahfud.