Kendalikan Kolesterol, Minimalisir Resiko Jantung Koroner

Minggu, 06 Ags 2017 | 17.00 WIB

Kendalikan Kolesterol, Minimalisir Resiko Jantung Koroner

Seorang peserta saat diperiksa tingkat kolesterolnya di Gerakan Jantung Sehat : Indonesia Tangkal Kolesterol, di Surabaya, Minggu, (06/08/2017). (Centroone)


Centroone.com - Pemicu utama penyakit jantung koroner - yang saat ini menjadi penyebab 12, 9 persen kematian di Indonesia - meliputi diabetes mellitus (penyakit gula atau kencing manis), hipertensi (tekanan darah tinggi), kebiasaan merokok, kegemukan, dan kadar kolesterol tinggi.  Untuk mengantisipasi serta mengendalikan resiko jantung koroner, bukanlah hal yang mudah. Dengan sejumlah pemicu tadi seringkali juga terjadi karena gaya hidup yang kurang sehat seperti pola hidup kurang gerak (sedentari), rokok, serta tidak menjaga pola makan.  

Di tahun 2017 ini, bersama dengan Kementerian Kesehatan RI, Yayasan Jantung Indonesia dan KlikDokter.com, Kalbe Nutritionals kembali menggelar campaign tahun 2016 untuk mendukung masyarakat Indonesia mengenal, mencegah, serta mengendalikan resiko jantung koroner dan juga penyakit berbahaya lainnya dengan menggelar Gerakan Jantung Sehat : Indonesia Tangkal Kolesterol. 

"Jantung koroner, hipertensi, hiperkolesterol, rokok, kurang berolahraga berefek pada penyumbatan pembuluh darah yang berujung pada jantung koroner. Kita harus rajin mengecek diri dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah, tekanan kolesterol, gula darah.   Akan lebih baik mengendalikan resiko sebelum benar-benar sakit. " tutur dr. Agus Subagyo, SpJp, Ketua Komunikasi, Informasi dan Edukasi YJI Cabang Utama Jawa Timur dan spesialis jantung dan pembuluh darah RSUD Dr.Soetomo di sela konferensi pers  Gerakan Jantung Sehat : Indonesia Tangkal Kolesterol, di Surabaya, Minggu, (06/08/2017). 

Gerakan Jantung Sehat : Indonesia Tangkal Kolesterol mengajak masyarakat untuk mengenali lebih dalam kesehatan, terutama terkait jantung dan bagaimana untuk menjaga kolesterol lewat seminar mengenai stress oksidatif, memperbaiki pola makan melalui demo masak bersama ahli gizi dan menerapkan pola aktivitas fisik yang dipimpin melalui gerakan senamB-FIT 2.0 yang bermanfaat untuk membakar kolesterol, relaksasi tubuh (mengurangi stres), membakar kalori dan memperbaiki postur tubuh.

"Sebuah inovasi dalam penurunan kolesterol. Agar masyarakat Indonesia juga bergerak untuk sadar atas resiko jantung koroner lewat pengenalan pola pikir rendah kolesterol dan rendah risiko penyakit jantung, demo mengenal pola makan dan porsi makan sehat, demo pola gerak sehat praktis sebagai solusi hidup sedentari, serta program deteksi dini kolesterol tinggi dan risiko penyakit jantung koroner. Harapannya dengan mengenali pola pikir, pola makan, dan pola gerak yang sehat, masyarakat Indonesia dapat berperan aktif menjadi agen perubahan, tidak hanya untuk dirinya sendiri melainkan minimal dalam lingkungan keluarga dan sekitarnya,” ungkap Donny Bambang Iryanto selaku Senior Brand Manager Nutrive Benecol.

Nutrive Benecol sendiri memiliki kandungan  Plant Stanol Ester (PSE),  senyawa dari tumbuhan yang menyerupai kolesterol sehingga mampu menggantikan kolesterol dalam proses penyerapan di usus.  Plant Stanol Ester  telah teruji di lebih dari 70 uji klinis dengan latar konsumen berbeda mampu menurunkan kolesterol hingga 10%-17% jika dikonsumsi rutin selama 2-3 minggu.  by